Tampilkan postingan dengan label Pembelajaran Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pembelajaran Anak. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Mei 2012

CD Interaktif Pembelajaran untuk Anak


CD INTERAKTIF ANAK-ANAK
(SEMUANYA BERBAHASA INDONESIA)

UNTUK DIPAKAI DI KOMPUTER
SANGAT BAGUS BUAT MELATIH KREATIFITAS ANAK-ANAK
(Mulai umur 2Th - 14Th)

TOTAL 23 JUDUL CD INTERAKTIF

SUPER-SUPER MURAH...!!!
SILAKAN DILIHAT-LIHAT DULU
BERANI DIBANDINGKAN DENGAN YG LAIN...!!




Musik Klasik dapat Membuat Seseorang Cerdas.



Meski masih menjadi janin seseorang sudah melakukan proses belajar. Artinya, rahim bukanlah sekedar ‘ruang tunggu’ seperti yang dibayangkan kebanyakan orang selama ini, akan tetapi rahim lebih menyerupai ‘ruang kelas’, tempat orang belajar. Penelitian menunjukkan, janin sudah bisa mendengar secara jelas pada usia enam bulan dalam kandungan. Sehingga, ia dapat menggerak-gerakkan tubuhnya sesuai dengan irama nada suara ibunya atau cara ibunya berbicara. selain itu yang juga sangat berpengaruh adalah musik klasik. Jika irama itu diperdengarkan secara terus menerus maka musik klasik atau suara dari sang ibu dapat menstimulasi kecerdasan anak. Pendapat ini berdasarka penelitian pada tahun 1980-an yang dilakukan dr Alfred Tomatis, hli telinga hidung dan tenggorok, psikolog, dan pendidik dari Perancis. Penelitian itu menunjukkan, suara ibu dan musik lasik dapat merangsang otak sehingga menimbulkan gerakan motorik tertentu pada janin dan bayi baru lahir. Suara ibu dan musik klasik dapat mengatur cepat atau lambatnya denyut jantung janin dan bayi, serta merangsang penambahan berat badan bayi. Ketukan usik juga mempunyai efek terhadap kepandaian anak dalam matematika.

Anak Cerdas Dan Kreatif Berkat Alunan Musik



Musik tidak cuma merupakan materi hiburan yang memanjakan telinga. Alunan suara yang berirama ini bisa dimanfaatkan untuk merangsang janin agar kelak menjadi anak cerdas dan kreatif. Bahkan musik bisa dipakai untuk memutar janin sungsang kembali ke posisi normal. Sumber : Majalah Intisari Dibandingkan dengan kemampuan rata-rata anak seusianya, anak dari Ny. Ir. Catharina (30) jauh lebih baik. Ketika berusia dua bulan, anaknya sudah bisa tertawa terbahak-bahak. Di usia 3,5 bulan, sudah bisa melepas kacamata kakeknya. Bahkan, ketika umurnya menginjak empat bulan, sudah bisa bersalaman. Semua itu bukan tanpa sebab. Ketika hamil, Ny. Catharina ingat cerita orang tuanya bahwa musik klasik karya Wolfgang Amadeus Mozart bisa membuat perkembangan otak belahan kanan janin dalam kandungan menjadi lebih baik sehingga meningkatkan kemampuan afektif si anak. Dari situlah ia lalu berusaha untuk selalu mendengarkan musik klasik. Dalam perjalanan ke kantornya, musik yang buat banyak orang terasa berat itu terus mengalun dari kaset di dalam mobilnya. Baginya mendengarkan musik klasik bukanlah kegiatan aneh apalagi membosankan karena kebetulan ia pencinta musik klasik. Ia justru terhibur di tengah-tengah kemacetan lalu lintas ibukota. Kedua belahan otak harus imbang

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More